Pesona Mutiara Makassar Yang Tersembunyi, Jauh Dari Hirup Pikuk Kota, Pulau Lanjukang

 

Masih kurang Warga Makassar yang mengenal atau mengetahui Pulau Lanjukang, yang begitu eksotis. Hal ini disebabkan karena lataknya begitu jauh dari pusat kota makassar, menyebarang kesana perlu waktu satu jam dengan menggunakan speed boat.

Namun, jika sudah sampai dilokasi tersebut, anda aka merasakan sebuah keindahan yang begitu luar biasa dan mempesona, memanjakan mata dan akan betah berlama-lama di Mutiara Kota Makassar ini.

Camat Sangkarrang, Akabar Yusuf yang baru saja di lanjut, memberanikan diri untuk melihat dan meninjau langsung Pulau Lanjukan, karena kedepannya ia akan menjadikan pulau ini sebagai destinasi wisata yang luar biasa untuk Kota Makassar.

“Kita harus melihat langsung dan mencoba untuk melewati Laut Sangkarrang, Pulau Lanjukan akan menjadi destinasi wisata Kota Makassar, karena merupakan pulau yang indah, dapat dikatakan Mutiara Kota Makassar yang tersembunyi,” jelas Akbar Yusuf.

Yang menjadi perhatian pulau adalah kepala yang menjadikan pulau ini menjadi unik, kelapanya berbeda dengan kelapa yang biasa kita minum, kelapa ini mengandung soda dan begitu segar jika diminum di pulau ini.

Meski ada beberapa pulau yang memiliki jarang tidak terlalu jauh dari Lanjukang, tidak ada yang menyamai jenis kelapa yang ada di pulau ini, dan konon katanya jika kelapa ini dibawa keluar dari pulau, maka rasa kelapanya akan pahit, walaupun demikian kami tak ingin untuk membawanya keluar karena kanikmatan kelapanya begitu terasa.

“Jadi kelapa disini berbeda dengan kepala lainnya, rasanya mengandung soda, beda dengan kalapa-kelapa lainnya, dan jika dibawa keluar dari pulau kelapa ini akan menjadi pahit,” kata Hamzah, pemandu kami dan bermukin di Pulau Barrang Caddi.

Tak indah rasanya jika hanya berada dipulau ini dalam beberapa jam, perlu berhari-hari untuk merasakan keindahan pulau ini.

Potensi Wisata Alam Pulau Kodingareng Keke Makassar

Pulau Kodingareng Keke adalah salah satu pulau pulau kosong tak berpenduduk yang terletak di gugusan Spermonde. Gugusan Spermonde adalah kumpulun puluhan pulau yang terletak tidak jauh dari kota Makassar.

Kodingareng Keke masih berada dalam kawasan kecamatan Ujung Tanah, Makassar, dengan jarak 13,48 km dari pesisir Makassar. Pulau ini adalah salah satu pulau yang dikembangkan oleh Pemda Sulawesi Selatan untuk menjadi salah satu tujuan wisata yang patut dicoba untuk dikunjungi ketika berkunjung ke kota angin mamiri.

Pulau Kodingareng Keke berbentuk memanjang dari timur laut hingga barat daya. Masuk ke dalam salah satu pulau dari 11 pulau yang ada di wilayah Kota Makassar. Salah satu keistimewaan Pulau Kodingareng Keke adalah kedua sisi pulau mempunyai jenis pasir yang berbeda.

Jika di bagian utara Pulau Kodingareng Keke pasirnya halus, di bagian selatan berbentuk kerikil dan pecahan karang halus. Panorama alam yang harmonis dengan hamparan pasir putih dan biru laut yang dihiasi oleh terumbu karang dan berbagai macam biota laut akan memanjakan mata kita. Kekayaan bawah lautnya menyebabkan Kodingareng Keke sebagai tempat favorit bagi para penyuka diving dan snorkeling.

Aktivitas lain yang bisa Anda lakukan adalah berenang atau sekedar berjemur di hamparan pasir putih. Pemandangan bawah lautnya sangatlah indah dengan kedalaman kurang dari 5 meter. Terumbu karang berbagai bentuk dan warna serta gerombolan ikan-ikan yang hilir mudik. Akses ke Pulau Kodingareng Keke dapat melalui dermaga Kayu Bangkoa yang terletak di jalan Penghibur. Ya, dermaga Kayu Bangkoa merupakan salah satu pintu untuk mengakses pulau-pulau di gugusan Spermonde.

Di dermaga ini kita bisa menyewa perahu motor yang biasa disebut juga pa’palimbang atau jollorok. Lama perjalanan sekitar 40 menit – 1 jam tergantung cuaca dengan biaya penyeberangan yang bervariasi antara Rp. 500 ribu hingga 600 ribu. Anda harus pintar-pintar menawar untuk mendapatkan harga yang paling murah. Satu speed boat bisa memuat 8 sampai 10 orang.

Jadi akan lebih murah jika perginya beramai-ramai. Di pulau ini, terdapat 5 petak balai-balai yang disewakan untuk tempat beristirahan bagi para pengunjung sambil menikmati hidangan di setiap petak Anda harus membayar sewa Rp. 50 ribu. Jika tidak ingin menyewa, Anda bisa membawa tikar sendiri.

Sekedar informasi bagi para pengunjung, pulau ini menyediakan  air tawar dan kamar ganti.  Oya, jika berminat mengunjungi Kodingareng sebaiknya Anda melihat cuaca daerah sekitar dan arus ombak atau gelombang di pantai.  Jika memungkinkan berangkatlah di pagi hari sekitar jam 8 pagi agar tidak terjebak gelombang laut yang tinggi.